Asalamualaikum, Gaes ….

Sudah menulis apa seminggu terakhir ini? Semoga materi-materi sebelumnya sudah coba dipraktekkan ya? Karena belajar menulis tuh kurang lengkap tanpa disertai praktek.

Iya, di situlah letak kesalahan penulis konten pemula. Sering kali terlalu semangat belajar, tapi enggak diimbangi praktek. Jadi, ilmu yang sudah masuk di kepala, menguap begitu saja karena kurang kuat melekat dalam ingatan.

Nah, dengan praktek menulis, membuat ilmu-ilmu yang kita dapatkan semakin kuat melekat dalam ingatan. Kalau misal ada kendala, silakan bisa diskusi dengan saya. Siapa tahu, saya bisa bantu.

Untuk kesempatan kali ini, saya akan share materi tentang cara menulis artikel listicle. Artikel jenis ini juga menjadi salah satu jenis artikel penguasa page one google. Terutama pada situs-situs dengan niche wisata, teknologi, makanan dan lain sebagainya.

Coba saja kita cek di google, ketikkan kata kunci “tempat wisata di Bandung.” Perhatikan daftar judul artikel yang ditawarkan oleh halaman pertama google.

Hasilnya: dari 10 judul artikel yang ada di halaman pertama google, hanya satu artikel yang enggak pakai judul angka.

Sebagian besar artikel pakai judul dengan ciri khas angka sebagai daya tarik. Apa saja judul artikel yang ada di halaman pertama google dari hasil pencarian kata kunci tersebut?

38 Tempat Wisata di Bandung Tahun 2019 yang Nge HITS dan Populer

93 Tempat Wisata di Bandung Terbaru Paling Hits dan Wajib Dikunjungi

22 Tempat Wisata Paling Indah dan Instagramable di Bandung Untuk Liburan

Dan seterusnya …, yang semua itu menunjukkan salah satu ciri artikel listicle. Iya, semacam artikel yang menyajikan ulasan dalam bentuk daftar topik tertentu.

Dalam contoh yang saya sajikan, di situ semua artikel menyajikan topik tentang tempat wisata di Bandung. Dari judulnya saja kita bisa menebak bahwa isi artikel itu adalah daftar tempat wisata di Bandung. Sebanyak jumlah angka yang mereka siratkan dalam judul.

Sampai sini sudah punya gambaran mengenai ciri artikel listikel ya? Kita kenali dari karakteristik judulnya.

Nah, sekarang bagaimana cara menulis artikel semacam itu? He-he-he.

Pertama, tentukan topik artikel spesifik yang mengarah pada bahasan yang bisa disajikan dalam bentuk daftar atau langkah-langkah.

Contoh:

99 Kafe Paling Asyik di Jogja

5 Cara Download Mp3 Tanpa Menggunakan Aplikasi

7 Kota di Indonesia yang Dulunya Berbentuk Kerajaan

3 Langkah Mudah Bikin Cewek Baper
Beberapa Makanan yang Bisa Menyembuhkan

Kedua, cari referensi berdasarkan topik yang akan kita tulis.

Bisa dari buku, pengalaman pribadi, hasil wawancara, atau dari berselancar di google. Catat semua informasi yang didapatkan. Meliputi deskripsi singkatnya, ciri khas, manfaat, dan info penting lainnya yang bisa kita angkat dalam tulisan.

Kalau topiknya berupa langkah-langkah, ya catat bagaimana prosesnya. Tahap demi tahap, semakin detail semakin bagus. Kalau perlu kita riset dengan cara simulasi. Jadi, sebelum artikel itu dipublish kita sudah meyakinkan pembaca bahwa langkah-langkah itu 100% work.

Ketiga, susun outline dengan memasukkan poin-poin yang sudah kita catat.

Formatnya: judul artikel, kemudian di bawahnya kita susun daftar dengan menggunakan numbering.

Contoh:

3 Langkah Mudah Bikin Cewek Baper

  1. Dekati dan tunjukkan bahwa kamu peduli dengan dia.
  2. Tawarkan bantuan atau sesuatu yang bisa menghiburnya.
  3. Puji dia dengan kata termanis yang kamu punya

Keempat, jabarkan outline tersebut dengan menggunakan acuan referensi yang kita punya.

Pada tahap ini kita dituntut untuk menggunakan kemampuan menulis deskripsi. Semacam menjabarkan informasi agar mudah diterima oleh pembaca.

Enggak ada batasan tertentu, kecuali ada ketentuan yang disyaratkan oleh orang yang ngasih job. Namun, hal ini biasanya hanya berupa teknis penulisan saja. Seperti jumlah kata, sudut pandang, penggunaan gambar, dan lain sebagainya.

Nah, itulah cara menulis artikel listicle yang biasa saya terapkan dalam menulis konten website. Semoga bermanfaat, dan silakan tinggalkan komentar jika ada yang perlu didiskusikan.

%d bloggers like this: