Zaman sekarang mah serba online. Apa-apa dipermudah dan enggak ribet. Namun, ancaman keamanan justru semakin menghantui. Lantaran ulah orang-orang tak bertanggung jawab yang memanfaatkan teknologi untuk kepentingan pribadi.

Entah bagaimana caranya, orang-orang tersebut bisa tahu identitas pribadi kita bahkan sampai kepada username dan password untuk log in ke akun tertentu.

Kalau sekadar akun media sosial mah mungkin enggak seberapa, tapi kalau mereka bisa membobol website dan mencuri data pribadi, ini parah banget.

Dari sisi pengguna internet, jelas ini merugikan sekali. Data pribadi kita dicuri, dan bisa jadi disalah gunakan yang bisa berakibat pada fitnah yang mencelakai kita.

Atau lebih parah lagi ketika dengan data pribadi yang dicuri itu, mereka bisa membobol akun perbankan kita. Sehingga kerugian materi bisa saja kita alami.

Sebenarnya kalau dirunut akar masalahnya, bisa jadi karena kita kurang jeli melihat keamanan website yang kita akses. Sehingga ketika kita diminta memberikan informasi identitas, mereka enggak bisa menjamin keamanannya.

Sumber gambar: pixabay.com

Nah, bagi pemilik website dan juga pengguna umum internet, maka kita perlu tahu bagaimana cara mengamankan website menggunakan SSL Certificate.

Tanda-tanda Website yang Tidak Aman

Ada cara gampang untuk mengenali sebuah website yang kita akses, aman atau enggak. Bagaimana caranya?

  1. Tidak ada tanda berupa gambar gembok di bagian atas atau bawah browser internet.
  2. Masih menampilkan HTTP pada alamat domain website dan belum menampilkan HTTPS.

Dua tanda tersebut menunjukkan bahwa website yang kita kunjungi belum tersertifikat SSL. Sehingga pada saat tertentu akan mendapat teguran dari Google karena enggak sesuai dengan kebijakannya. Bahkan pada beberapa kasus, website tersebut akan menurun peringkatnya di rangking pencarian.

Bagaimana SSL Certificate Mengamankan Data?

Sebagaimana yang disampaikan dalam laman Qwords.com bahwa, “SSL (Secure Sockets Layer) Certificate akan mengamankan transfer data dan komunikasi antara komputer & server Anda. Data-data sensitif & private seperti password, kartu kredit, dan data bank akan dienkripsi sehingga keamanan terjaga. Website yang telah menggunakan SSL Certificate, semua data akan terenskripsi sehingga aman dari bahaya kejahatan cyber.”

Maka menurut saya, hukumnya wajib bagi pemilik website untuk mengamankan websitenya dengan SSL Certificate. Selain untuk memberi jaminan keamanan bagi data pengunjung, juga untuk meningkatkan jaminan kepuasan pelanggan atas layanan yang kita tawarkan.

Apalagi untuk website yang menggunakan fitur yang meminta pengunjung untuk log in atau meminta data identitas tertentu untuk bisa akses informasi.

Di Mana Bisa Mendapatkan SSL Certificate?

Hampir semua penyedia layanan hosting menyediakan produk SSL Certificate. Termasuk Qwords yang selama ini terkenal dengan kualitas layanannya sebagai salah satu penyedia hosting Indonesia terbaik saat ini.

Bahkan penyedia hosting tersebut sering menjadikan SSL sebagai salah satu bonus bagi pelanggan yang tertarik untuk order paket hosting tertentu.

Beberapa orang mungkin khawatir enggak tahu bagaimana cara mendapatkannya dan bagaimana melakukan instalasi SSL ke website. Sehingga kadang mengabaikan pentingnya SSL Certificate bagi website mereka.

Sebenarnya sangat mudah dan bagian teknisi bersedia membantu melakukan instalasi jika kita hendak menggunakannya. Bahkan di laman Qwords.com ditegaskan bahwa mereka selalu siap membantu meskipun menginstallkan SSL di website yang berada di penyedia hosting lain.

Menurut saya ini menarik. Karena belum banyak teknisi yang bersedia memberi bantuan untuk pelanggan yang menggunakan jasa dari pihak lain ketika memerlukan bantuan.

Cara Instalasi SSL Certificate di cPanel

Jika kita punya website dan memiliki akses ked Panel, maka kita bisa melakukan instalasi SSL certificate sendiri. Karena di dashboard cPanel ada menu yang disediakan untuk melakukan instalasi SSL certificate untuk website kita.

Bagi pemilik website yang enggak punya akses ke cPanel, silakan minta bantuan saja ke developer untuk menginstallkan SSL di websitenya. Namun, untuk yang ingin belajar menginstall sendiri melalui cPanel bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

Pertama, log in ke cPanel menggunakan username dan password.

Kedua, cari menu “SSL/TLS” dalam kategori menu ‘Security” yang ada pada dashboard cPanel. Klik saja dan kita akan dibawa ke jendela baru untuk mulai melakukan instalasi SSL.

Ketiga, klik “Manage SSL Sites” pada menu ‘Install and manage SSL for your site (HTTPS)’ yang ada pada jendela menu SSL/TLS.

Keempat, klik “Select a Domain” dan pilihlah nama domain kita yang hendak kita install SSL certificatenya.

Kelima, silakan paste isi certificate pada kolom “Certificate: (CRT)” tanpa mengubah settingan apapun.

Keenam, klik “Autofill bu Certificate” yang terdapat di sebelah kolom domain. Secara otomatis kolom-kolom akan terisi dengan kode-kode.

Ketujuh, klik “Install Certificate” untuk mulai menginstall SSL Certificate.

Nah, sampai di sini proses indtalasi SSL Certificate selesai. Silakan cek di dashboard client zone layanan domain kita untuk memastikan SSL sudah terinstall. Atau kita bisa coba membuka website kita dan perhatikan kolom URL link domainnya. Apakah ada symbol gembok dan sudah memakai https:// di depan nama domain kita. jika iya, berarti instalasi berhasil.

Mudah sekali bukan? Silakan dicoba dan dapatkan system keamanan website dengan cara instal SSL certificate dengan cara yang mudah.