Persoalan menggali ide bukanlah sesederhana yang orang-orang bayangkan. Memang ide tuh bisa datang kapan aja, bahkan ketika kita enggak sedang butuh. Dia tiba-tiba datang, dan kita spontan menangkap, lalu menuliskannya.

Namun, ada sebagian orang yang menganggap susah sekali menemukan ide. Sudah duduk di depan laptop, berjam-jam belum juga menemukan ide yang cocok untuk dituliskan. Hal seperti ini pernah saya alami.

Hal yang lebih sulit lagi tentang menggali ide adalah ketika jenis tulisan sudah spesifik ditentukan. Misalnya kita diminta menulis artikel tentang teknologi, seputar komputer dan gadget. Lalu kita diberi kebebasan untuk mencari ide, tapi enggak boleh keluar dari ketentuan di atas.

Siapa pun yang pernah mencoba jadi penulis konten profesional pasti pernah merasakan situasi semacam ini. Menulis sebagaimana yang diminta klien untuk konten website miliknya.

Baca juga: 6 Langkah Mudah Menulis Konten Web Original

Maka dari itu, kita perlu tahu cara-cara menggali ide yang lebih spesifik sesuai tema untuk menulis konten web original. Salah satu cara yang bisa kita pakai adalah dengan memanfaatkan google trend.

Apa Sih Google Trend?

Saya nukilkan definisi google trend dari wikipedia, ya? Biar lebih mudah memahaminya. Di sana disebutkan bahwa google trend adalah sebuah website dari google yang menganalisa popularitas pencarian tertinggi di mesin search engine google dari berbagai wilayah dan bahasa.

Jadi apa yang ditunjukkan oleh google trend merupakan informasi yang sedang banyak dicari oleh orang-orang menggunakan mesin google. Dari aktivitas orang-orang itulah google merekam kata kunci apa yang sedang dicari dan artikel apa aja yang sedang dibaca. Termasuk konten video dan lain sebagainya.

Kalau kita menggali ide dari daftar yang ditunjukkan oleh google trend, artinya kita sedang mengolah ide tulisan yang sedang dibutuhkan oleh banyak orang. Tentu ini lebih menguntungkan ketimbang menggali ide dari angan-angan semata.

Karena yang kita tulis adalah artikel yang sudah jelas bakal banyak dicari orang di google. Jadi, peluang dibacanya lebih tinggi ketimbang artikel yang hanya ditulis asal-asalan.

Bagaimana Proses Menggali Ide dari Google Trend?

Langsung aja buka trend.google.com dan amati info apa yang lagi hits.

Katakanlah kita pilih “Samsung Galaxy M20” sebagai tema yang akan kita tulis. Klik aja, maka kita akan ditunjukkan beberapa berita terkait yang mengulas tentang itu.

Dari beberapa referensi yang ditunjukkan oleh google ini, coba buka satu-satu dan pelajari artikelnya. Dari sana kita akan tahu apa aja yang sedang dibahas tentang itu.

Dalam hal ini kita butuh otak kita untuk bekerja. Bukan hanya sebatas membaca ala kadarnya, tapi juga nengamati informasi yang sedang dibahas.

Ada baiknya juga kita catat poin-poin penting yang kita dapatkan dari mempelajari referensi tersebut. Misal, info spesifikasi, harga, kekurangan kelebihan, dan lain sebagainya. Ini kalau kita ambil tema “Samsung Galaxy M20” loh ya.

Kalau temanya lain, ya tinggal sesuaikan aja tentang info yang dibahas di sana.

Dari catatan-catatan inilah nanti kita olah ide spesifik mengenai rancangan konten original yang akan kita tulis. Bagaimana cara detailnya untuk membuat rancangan tulisan? Insyaallah akan kita bahas di lain waktu ya.

Kalau Belum Juga Ketemu Ide di Google Trend Gimana, Kak?

Iya, kemungkinan ini bisa saja terjadi. Terutama ketika tema spesifik sudah ditentukan, dan kita diminta untuk menulis konten tentang tema spesifik itu.

Misal, kita diminta menulis artikel tentang tema “pertanian”. Ya, kita tinggal eksplore aja di menu search yang ada di dashboard google trend.

Dari grafik itu kita bisa lihat trend jumlah orang yang mencari informasi dengan kata “pertanian” di google. Lalu coba amati kata kunci terkait yang ditunjukkan di bagian bawah.

Kita bisa ambil salah satu dari daftar kata kunci terkait itu sebagai ide menulis konten original. Misal kita belum puas dengan data itu, kita bisa coba spesifikkan lagi kata kuncinya. Misal, “menanam buah”

Cek grafik trend-nya, lalu beralih ke informasi pencarian terkait yang ada di bawah. Caranya sama. Pilih aja mana yang akan kita jadikan ide untuk menulis konten original.

Katakanlah kita ambil, “cara menanam buah plum” sebagai ide artikel yang akan ditulis. Ya, karena dari data tersebut menunjukkan paling banyak dicari. Coba amati angka yang ada di sebelah kanan dari daftar kata kunci tersebut. Angka inilah yang menunjukkan volume pencarian di mesin google terkait kata kunci tersebut.

Nah, sampai sini kira-kira semakin bingung atau tercerahkan? Hehe, jangan mikir berat-berat ya? Dibawa santai aja.
Menulis itu kan berkarya, bukan bekerja. Karena outpun dari proses menulis ya karya tulis, kalaupun dapat duit dari sana, ya itu hanya efek tipis dari penghargaan atas karya.

Kalau kita menganggap proses menulis sebagai suatu pekerjaan, ya boleh saja sih. Tetapi biasanya ada sedikit beban, karena ada unsur hak dan kewajiban yang harus diperjuangkan.

Bebas aja, sih. Asal kita enjoy, jalani aja. Silakan share dan komentar jika artikel ini bermanfaat. Barangkali teman kita juga butuh informasi ini.

Terima kasih.

%d bloggers like this: